kisi-kisi
Hukum Ohm → V = I × R
- Arus → aliran elektron
- Tegangan → beda potensial
- Hambatan → penahan arus
- Resistor → membatasi arus
- Kapasitor → menyimpan muatan
- Dioda → arus satu arah
- Transistor → saklar/penguat
- Relay → saklar otomatis
- AC → bolak-balik (listrik rumah)
- DC → searah (baterai)
- Seri → arus sama
- Paralel → tegangan sama
- (Lampu Taman)
Gelap → nyala
Terang → mati
Sensor → LDR
Kontrol → transistor + relay
1. Kenapa LDR bisa berubah?
“Karena intensitas cahaya mempengaruhi resistansinya.”
2. Kenapa transistor bisa jadi saklar?
“Karena dapat mengontrol arus besar dengan arus kecil.”
3. Kenapa relay perlu dioda?
“Untuk melindungi dari arus balik (back EMF).”
4. Apa itu short circuit?
“Hubungan singkat yang menyebabkan arus besar.”
5. Kenapa tegangan turun?
“Karena adanya hambatan dalam rangkaian.”
6. Apa fungsi ground?
“Sebagai jalur pengaman ke tanah.”
7. Kenapa alat tidak stabil?
“Bisa karena tegangan tidak stabil atau komponen tidak sesuai.”
8. Kenapa lampu redup?
“Karena tegangan atau arus tidak cukup.”
9. Apa itu daya listrik?
“Energi listrik per waktu (P = V × I).”
10. Kenapa burung tidak kesetrum?
“Karena tidak ada beda potensial.”
LDR sebagai sensor cahaya,
resistor untuk membatasi arus,
transistor sebagai saklar,
relay untuk mengontrol beban,
dioda sebagai pengaman arus balik, kapasitor untuk menstabilkan tegangan, LED sebagai indikator,
dan terminal sebagai penghubung kabel.
[14/4, 15.01] Erik Irawan: Kenapa ohm harus dikalibrasi?
“Agar hasil pengukuran akurat.”
Kenapa beda arah bacanya?
“Karena skala ohm terbalik dibanding volt.”
Kalau salah skala?
“Hasil tidak akurat atau alat bisa rusak.”
Skala (angka di layar)
Jarum penunjuk
Selector (pemilih mode)
Probe merah (+) & hitam (-)
A. Mengukur Tegangan (Volt)
👉 Langkah:
Putar ke DCV (kalau baterai) / ACV (kalau listrik rumah)
Pilih skala di atas perkiraan (misal 10V atau 50V)
Tempel probe paralel
Baca jarum
👉 Jawaban hafalan:
“Pengukuran tegangan dilakukan secara paralel dengan memilih skala yang sesuai.”
B. Mengukur Arus (Ampere)
👉 Langkah:
Putar ke DCA
Rangkaian harus diputus
Probe dipasang seri
Baca hasil
👉 Jawaban hafalan:
“Pengukuran arus dilakukan secara seri dengan rangkaian.”
C. Mengukur Resistansi (Ohm)
👉 Langkah:
Putar ke Ω (Ohm)
Hubungkan probe (short)
Set jarum ke nol (kalibrasi)
Ukur resistor
Baca dari kanan ke kiri
👉 Jawaban hafalan:
“Pengukuran resistansi harus dikalibrasi terlebih dahulu dan dibaca dari kanan ke kiri.